Indomie di Pasar Dunia

Post ini adalah UAS kuliah ‘Creativity and Innovation’ dan mungkin mengakhiri blog tugas saya ini. Tetapi saya akan tetap menulis, entah dalam bentuk forum ataupun blog baru di kemudian hari.

Siapa tidak kenal Indomie, makanan khas anak bangsa kita? Dengan berbagai jenis makanan yang tersedia di sekitar kita, indomie tetap menjadi salah satu favorit kita, sekalipun tidak dalam situasi darurat. Ini membuktikan bahwa cita rasa dari makanan instan tersebut sangat digemari oleh bangsa kita.

Why Indomie?

Sebagai makanan instan yang praktis namun memiliki cita rasa yang kuat, Indomie menguasai pasar mie instan di Indonesia.

Contoh iklan Indomie :

Lewat iklannya, Indomie di-brand sebagai makanan khas Indonesia yang disukai semua orang, dari berbagai kalangan. Kenapa? Harga Indomie sangat terjangkau, bahkan untuk kalangan bawah.

Innovation and Business Model (Go International)

Sudah jelas asal mula noodles atau mie adalah dari negeri Cina, lalu kenapa Indomie memiliki alasan untuk penetrasi pasar? Mudahnya, Cina sendiri tidak mampu memproduksi mie instant yang menandingi Indomie (walau sedikit subjektif, saya yakin banyak orang Indonesia yang setuju :D) dalam cita rasa dan harga yang ditawarkan.

— Innovation —

Noodle Community

Dalam beberapa negara maju, noodle atau mie sudah diapresiasi dan memiliki komunitas tersendiri bagi penggemarnya. Sebagai contoh, Australia memiliki komunitas bernama Noodle Culture. Ini adalah tantangan tersendiri bagi Indomie untuk menembus pangsa pasar tersebut dan merebut hati komunitas seperti Noodle Culture.

Bagi orang-orang seperti mereka, memakan mie adalah suatu bagian dari culinary taste, jadi mie instant dapat dipandang sebagai makanan yang bercita rasa dan bukan sekedar makanan darurat seperti pada kondisi bencana alam yang kita ketahui.

Sedangkan untuk negara yang belum memiliki komunitas ini, Indofood dapat masuk sebagai pioneer untuk membuat komunitasnya.

Warkop => Noodle Shop

Warkop alias Warung Kopi adalah kultur Indonesia yang tidak ada di luar negeri. Warkop biasa menjual kopi, susu, dan Indomie. Sesuatu yang sangat lazim ditemukan di Indonesia, namun langka di negeri lain. Hal ini dapat diendorse oleh Indofood dan dikemas dalam bentuk berbeda, sebut saja Noodle Shop. Konsep Noodle Shop adalah menjadi tempat nongkrong seperti layaknya Coffee Shop, namun menu utama di sini adalah Indomie. Sekilas terkesan tidak berprospek, namun dengan packaging tempat yang baik dan dipadukan dengan harga Indomie, saya tidak melihat alasan kenapa toko tersebut bisa tidak memiliki peminat. πŸ˜€

— Business Model —

Value Proposition

Original taste of Indonesian noodle at anywhere, anytime

adalah value dari produk Indomie, sebuah produk asli dalam dunia kuliner Indonesia yang siap dinikmati di mana saja dan dalam cita rasa yang sama.

Customer Segments

  • Everyone!!

Segmen market dari produk Indomie sangat luas, semua orang yang menyukai mie instant Indomie dari berbagai kalangan usia, gender dan ras bisa menikmatinya.

Distribution Channel


  • Supermarket
  • Noodle Shop

Indomie biasanya didistribusikan dalam jumlah besar melalui supermarket / hypermarket, seperti Carrefour, HERO, WalMart, 7 Eleven dan banyak supermarket lainnya.

Selain melalui swalayan, Indomie juga bisa dijual melalui Warkop atau Noodle Shop yang diusulkan dalam inovasi ini.

Noodle Community yang sebelumnya diterangkan juga memiliki channel untuk mengadakan event sebagai sesama pecinta mie, di sinilah Indomie bisa berkonstribusi ke dalam market tersebut.

Customer Relationship

  • Noodle Community
  • Health Institute

Melalui jaringan Noodle Community, Indofood bisa menjalin hubungan baik dengan customer. Selain itu ada baiknya juga Indofood memiliki akses dengan institut-institut kedokteran untuk mengklarifikasi seberapa berbahaya dampak mie instant yang dikonsumsi secara berlebihan dan penyuluhan mengenai frekuensi makan mie berikut dengan analisis nutrisi yang dibutuhkan para pecinta mie supaya tetap hidup sehat dengan menikmati makanan kesukaan mereka.

Core Capabilities

  • Instant
  • Cheap
  • Consistent Seasoning

Dengan bumbu yang konsisten, harga yang murah dan cara membuat yang instant maka Value Proposition dari Indomie dapat tercapai.

Partner

  • Supermarket
  • Noodle Shop

Sesuai dengan distribution channel, maka partner penting Indomie dalam proses ‘Go International’ adalah Supermarket dan Noodle Shop. Dengan menjadi supplier dari tempat-tempat tersebut maka Indomie akan memiliki konsumen tetap dan siap untuk ekspansi ke negara-negara lain.

Supply Chain / Activity Configuration

Salah satu event Indomie di Indonesia

  • Factory
  • Event Management
  • Advertising Management
  • Business Branch Manager
  • Logistics

Yang dibutuhkan oleh Indomie untuk ‘Go International’ dalam supply chain dan activity adalah pabrik yang siap untuk dijalankan di negara-negara besar. Event Management untuk mengadakan event dengan Komunitas Noodle. Advertising Management untuk membentuk konsep advertisement yang berbeda-beda sesuai dengan target market tiap negara. Business Branch Manager sebagai badan manajemen dari setiap negara tempat ekspansi. Logistik apabila diperlukan untuk menekan cost dari export.

— Finance —

Cost Structure

  • Production Cost

Ongkos dari mass production produk Indomie yang siap diekspor ataupun pada sebagian negara sudah didirikan local factory.

  • Shipping Cost

Ongkos dari pengiriman produk Indomie ke negara-negara ekspor.

  • Expansion Cost

Ongkos dari marketing Indomie di sebuah negara serta pendirian kantor atau pun pusat bisnis nya beserta dengan ongkos pengoperasiannya.

Revenue Stream

  • Supply
  • Noodle Shop (Retail)

Pendapatan utama Indofood dari ekspor Indomie adalah dengan menjadi supply dari mie instant di setiap market. Indomie sangat mampu untuk menjadi ‘Mie Instan Nomor 1 Dunia’. Selain itu dari setiap Noodle Shop yang didirikan Indofood akan menambah penjualan secara retail. Indomie menekankan keuntungan dari penjualan secara quantity.

Conclusion

Indomie merupakan makanan khas Indonesia yang mempunyai cita rasa tinggi. Saya menyadari pasti banyak orang Indonesia yang merindukan rasa Indomie ketika mereka pergi ke luar negeri. Karena itu saya memikirkan ide bagaimana orang bisa makan Indomie, siapapun dia, dimana pun itu, dan kapan saja. Jadi Indomie harus available secara global dan business model di atas adalah salah satu jalan untuk mewujudkan hal itu.

Iklan Indomie di Nigeria

Bonus

Lagu Indomie!

Maju terus Indomie!! Karya Bangsa Indonesia!

– haput

Advertisements

About haput070

Just a student of SBM-ITB View all posts by haput070

3 responses to “Indomie di Pasar Dunia

  • augustinemerriska

    halo haput!

    sebagai pecinta indomie, saya suka sekali post nya kali ini! πŸ™‚
    sekedar informasi, pada saat saya tinggal untuk pertukaran pelajar di Belanda, Indomie juga di jual di supermarket disana. Selain di supermarket Oriental yang menjual produk2 dari ASIA, seperti indomie, bumbu rendang, teh botol sosro dalam kemasan kardus, dan berbagai macam makanan asia lainnya, ternyata Indomie juga dijual di Supermarket dalam retail besar seperti Albert Haijn (kayak Yogya atau Hero disini). Cuman memang, rasanya lebih beragam jika di Oriental dibandingkan supermarket yang ada dalam skala besar.

    Dan yang bikin lebih bangga lagi, ketika saya sedang berbelanja di Oriental, ada orang Belanda yang membeli Indomie Goreng, dia kekeuh pengen rasa yang itu, dan dia bilang mie itu enak banget! πŸ™‚ Mungkin kalo ada promosi marketing yang lebih besar di berbagai negara, Indomie bisa besar bgt pasarnya! Dan saya pernah baca juga kalo gak salah, indomie juga salah satu mie instant favorit di dunia. Coba deh liat di http://en.wikipedia.org/wiki/Instant_noodles, dan di http://en.wikipedia.org/wiki/Indomie. Hehe. Keren ya?

    Hihi. semoga post kamu bisa bikin kita makin bangga jadi orang Indonesia yaa. πŸ™‚

  • augustinemerriska

    Maksud saya, Albert Heijn nama supermarketnya. Maaf salah ketik. Hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: